Monitoring dan Evaluasi UKS: Penguatan Karakter Generasi Muda Bebas Narkoba dan Judi Online
Gresik, GNN gerbangnusantaranews.com Upaya melindungi masa depan generasi muda dari ancaman narkoba dan judi online terus digencarkan melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi Optimalisasi Program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS).
Acara ini berlangsung pada Kamis (24/9/2026) di Aula Kantor Camat Benjeng dengan menghadirkan narasumber Dimas Fahturacman, S.T. serta dipandu oleh Sekcam Benjeng Sudarmanto.
Dalam sambutannya, Camat Benjeng Nurul Fuad menekankan pentingnya budaya hidup bersih dan sehat, pembentukan karakter positif, serta peringatan keras agar generasi muda tidak mencoba judi online maupun terjerumus narkoba. “Kita harus menjaga anak-anak agar tumbuh dengan karakter kuat, sehat, dan berintegritas,” tegasnya.
Narasumber Dimas Fahturacman, S.T. memaparkan bahwa UKS bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan ruang strategis untuk penguatan karakter dan kesehatan.
Ia menjelaskan tiga dimensi utama UKS:
Sehat – membangun kebiasaan hidup sehat dan kemampuan mengambil keputusan yang aman.
Berkarakter – menanamkan disiplin, tanggung jawab, kepedulian, gotong royong, serta keberanian berkata tidak.
Terhubung – melibatkan sekolah, keluarga, tenaga kesehatan, dan masyarakat agar edukasi berlanjut di luar kelas.Paparan juga menyoroti tantangan generasi muda, mulai dari paparan narkoba, risiko judi online, tekanan sosial, hingga dampak akademik dan keluarga.
Dimas menekankan perlunya pencegahan dini melalui sistem edukasi, deteksi masalah, pendampingan, dan rujukan sesuai kewenangan.Strategi optimalisasi UKS diarahkan pada:Edukasi tentang kesehatan, bahaya narkoba, risiko judi online, dan literasi digital.
Pendampingan oleh guru, konselor, tenaga kesehatan, dan orang tua.Kader Kesehatan Sekolah sebagai teladan perilaku sehat.Kegiatan Positif seperti olahraga, seni, kewirausahaan, dan sosial.Evaluasi partisipasi, pengetahuan, dan efektivitas pencegahan.
Selain itu, peran keluarga menjadi kunci dalam melindungi masa depan anak. Komunikasi terbuka, keteladanan orang tua, pendampingan digital, serta dukungan belajar disebut sebagai fondasi penting.
Di akhir kegiatan, Sekcam Benjeng Sudarmanto memberikan kesimpulan dengan penekanan agar ilmu yang diperoleh disebarluaskan di lingkungan sekitar.
Ia mengingatkan, “Jangan pernah terjerumus pada narkoba dan judi online, karena itu akan merusak masa depan dan meninggalkan jejak buruk bagi diri serta keluarga.”
Sudarmanto juga berbagi pengalaman pribadinya saat aktif di BNN sebagai gambaran nyata betapa seriusnya ancaman tersebut.(WLO)

















