MUI Panceng dan Forkopimcam Santuni Modin Perempuan dalam Safari Ramadan, Wujud Kepedulian di Desa Ketanen
GRESIK, GNN gerbangnusantaranews.com
Rangkaian acara diawali dengan salat tarawih berjamaah, dilanjutkan tausiyah dan pengarahan. Camat Panceng, Sampurno, menekankan pentingnya ketakwaan sebagai tujuan utama puasa Ramadan. Sementara itu, Kapolsek Panceng AKP Khoirul Alam mengingatkan masyarakat untuk menjaga kondusivitas wilayah, terutama pasca perselisihan yang sempat terjadi di Banyutengah dan Campurejo.
“Kami aparat kepolisian bukan malaikat, jumlah kami terbatas hanya 14 orang. Karena itu, mari kita semua menjadi polisi bagi diri kita masing-masing,” tegas Kapolsek.
Safari Ramadan kali ini juga diwarnai dengan pembagian tali asih berupa bingkisan sembako dan santunan uang kepada penjaga makam, marbot masjid, serta para modin perempuan yang selama ini jarang tersentuh bantuan. Kehadiran mereka diapresiasi sebagai garda terdepan dalam pelayanan umat.
Tausiyah inti disampaikan Ketua MUI Kecamatan Panceng, Kyai Alfin Sonhaji. Beliau menegaskan peran utama MUI, yakni:
1. Shodiqul Hukumah – mendampingi pemerintah dan memberi nasihat dalam kegiatan kecamatan.
2. Khadimul Ummah – menghadirkan program madrasah lansia, membimbing remaja bermasalah, serta membantu keluarga TKI yang menghadapi persoalan.
Kyai Alfin juga mengingatkan bahwa salah satu tanda keberhasilan puasa adalah meningkatnya kepedulian dan kemurahan hati terhadap sesama, sebagaimana firman Allah dalam QS. Ali Imran ayat 133.
Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin Kepala KUA Panceng. Untuk diketahui, Safari Ramadan MUI dan Forkopimcam Panceng tahun ini dibagi dalam dua zona, yakni wilayah selatan dan utara, agar jangkauan dakwah dan kepedulian semakin merata.(Telisik Hati)











