Gerbang Nusantara News

Sosial Politik

PENDIDIKAN

WISATA

Foto

Video

10 April 2026

Bupati Gresik Dukung Program Pangan Aman Terpadu, Dorong BBPOM Buka Klinik Layanan UMKM untuk Percepatan Izin Edar Produk


Gresik, GNN gerbangnusantaranews.com
  Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, menerima audiensi Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Surabaya terkait program prioritas nasional Keamanan Pangan Terpadu. Pertemuan berlangsung di ruang rapat Graita Eka Praja, Kamis (9/4/2026), dihadiri Kepala BBPOM Surabaya Yudi Noviandi beserta jajaran, serta sejumlah kepala perangkat daerah terkait.

Dalam paparannya, Kepala BBPOM Surabaya Yudi Noviandi menjelaskan bahwa program pangan aman terpadu merupakan langkah strategis nasional untuk memperkuat pengawasan dan keamanan pangan hingga ke tingkat masyarakat. Program ini mencakup tiga komponen utama:  

1. Desa Pangan Aman – pembinaan desa agar mampu memproduksi dan mengawasi pangan secara mandiri dengan melibatkan kader pangan aman.  

2. Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas – pengawasan pangan segar dan olahan di pasar tradisional, disertai edukasi bagi pedagang dan pengelola pasar.  

3. Sekolah dengan PJAS Aman – peningkatan kualitas jajanan anak melalui pembinaan kantin sekolah serta edukasi bagi siswa, guru, dan pedagang.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Gresik menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program di Kabupaten Gresik. Ia menginstruksikan seluruh OPD terkait untuk aktif berperan dalam menyukseskan program pangan aman terpadu.  

“Pemkab Gresik berkomitmen mendukung sepenuhnya kegiatan pangan aman terpadu agar terwujud budaya pangan aman secara mandiri di masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, Bupati Yani mendorong BBPOM membuka klinik pelayanan terpadu di Kabupaten Gresik untuk mempermudah pelaku UMKM, khususnya di sektor makanan dan minuman, dalam mengurus izin edar produk.  

“Selama ini UMKM terkendala jarak dan administrasi. Dengan adanya unit layanan di Gresik, proses perizinan akan lebih cepat dan mudah. Untuk sementara, layanan bisa dibuka di Mal Pelayanan Publik (MPP),” jelasnya.

Bupati juga menyampaikan terima kasih atas dukungan BBPOM Surabaya dalam intervensi program pangan aman terpadu. Menurutnya, langkah ini tidak hanya memperkuat pengawasan pangan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi UMKM.  

“Pengurusan izin edar dari BBPOM merupakan bagian dari percepatan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Gresik,” tandasnya.

Kepala BBPOM Surabaya Yudi Noviandi mengapresiasi langkah Pemkab Gresik dalam mendukung UMKM. Ia menegaskan komitmen BBPOM untuk melakukan pendampingan dan pengawasan izin edar produk.  

“Hasil penilaian pangan aman tahun 2025 menempatkan Kabupaten Gresik dengan skor 72,09 kategori baik. Kami berharap capaian ini dapat terus ditingkatkan melalui pengawasan dan edukasi berkelanjutan,” ujarnya.(dvd)

Pemkab Gresik Dampingi Korban Penipuan Rekrutmen ASN, Tegaskan Seleksi Hanya Lewat Portal Resmi SSCASN BKN


Gresik, GNN gerbangnusantaranews.com 
Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) bergerak cepat menangani kasus penipuan berkedok rekrutmen Aparatur Sipil Negara (ASN) yang merugikan masyarakat.

Kasus ini mencuat setelah pada 6 April 2026, sembilan orang korban mendatangi kantor BKPSDM dengan membawa dokumen yang diduga sebagai Surat Keputusan (SK) pengangkatan PNS dan PPPK. Dokumen tersebut mencantumkan Surat Perintah Melaksanakan Tugas (SPMT) tertanggal 23 Februari 2024, namun baru diterima korban pada April 2026. Hasil verifikasi awal menunjukkan banyak kejanggalan, mulai dari alur administrasi yang tidak sesuai, format dokumen yang tidak valid, hingga mekanisme penempatan yang tidak resmi. Dalam dokumen itu, para korban disebutkan ditempatkan di sejumlah perangkat daerah, seperti Bagian Humas, Bagian Ortala, Bagian Umum, hingga Dinas Sosial.

Para korban diketahui telah menyetorkan uang kepada oknum pelaku dengan nominal bervariasi antara Rp70 juta hingga Rp150 juta, dengan janji dapat diloloskan menjadi ASN tanpa melalui prosedur resmi.

Sebagai bentuk kehadiran pemerintah, pada Kamis (9/4), BKPSDM mengundang seluruh korban untuk diberikan pendampingan, termasuk fasilitasi pelaporan kepada aparat penegak hukum. Pemkab Gresik memastikan akan mengawal proses hukum hingga tuntas demi memberikan perlindungan kepada masyarakat.

Kepala BKPSDM Kabupaten Gresik, Agung Endro Dwi Setyo Utomo, menegaskan bahwa sistem rekrutmen ASN telah terintegrasi secara nasional melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN).  

“Seluruh proses pendaftaran dan seleksi ASN dilakukan resmi melalui portal SSCASN milik BKN. Di luar mekanisme tersebut dapat dipastikan tidak sah,” tegasnya.

Agung juga menambahkan bahwa pada tahun 2026, Pemkab Gresik tidak membuka rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pihak-pihak yang mengatasnamakan instansi pemerintah.  

“Selain mendampingi korban, kami mengajak masyarakat untuk lebih waspada dengan selalu memverifikasi setiap informasi terkait kepegawaian. Pemkab menyediakan kanal resmi untuk pengecekan keabsahan NIP melalui website BKPSDM. Jangan mudah percaya pada oknum yang menjanjikan kelulusan ASN di luar prosedur resmi,” pungkasnya.

Sebagai langkah preventif, masyarakat diimbau melakukan pengecekan keabsahan data kepegawaian, termasuk Nomor Induk Pegawai (NIP), melalui laman resmi BKPSDM Kabupaten Gresik pada menu Informasi Publik – Validasi NIP ASN:  

https://bkpsdm.gresikkab.go.id/pages/validasi-nip-asn-kabupaten-gresik

Perlu diketahui, layanan validasi NIP tersebut hanya berlaku untuk ASN di lingkungan Pemkab Gresik dan tidak dapat digunakan untuk instansi atau daerah lain.

Dengan tegas, Pemkab Gresik mengajak seluruh masyarakat meningkatkan kewaspadaan serta memastikan setiap informasi diperoleh melalui kanal resmi pemerintah guna mencegah praktik penipuan serupa.(ysm)


Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Gresik

09 April 2026

Dari Cerdas Cermat hingga Tahfidz, Bupati Fandi Akhmad Yani Hidupkan Semangat Kompetisi Pelajar di Gresik


Gresik, GNN gerbangnusantaranews.com
  Suasana Gressmall Gresik berubah semarak dengan hadirnya ratusan pelajar dari berbagai daerah di Jawa Timur yang mengikuti ajang Gress of Champion Vol. II dan Gebyar Tahfidz Quran. Kegiatan yang berlangsung dua hari, 9–10 April 2026, resmi dibuka oleh Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani.  

Dalam sambutannya, Bupati Yani menekankan pentingnya menghadirkan kembali ruang kompetisi intelektual seperti cerdas cermat untuk menumbuhkan semangat belajar generasi muda.  

“Kita rindu momentum seperti ini. Anak-anakku sekalian, terus belajar. Jangan takut mencoba. Kalian adalah calon pemimpin masa depan yang harus memiliki mental kuat dan semangat untuk terus berkembang,” ujarnya.  

Ia juga menyoroti tantangan era digital, khususnya penggunaan game online dan media sosial yang berpotensi mengganggu fokus belajar. Pemerintah, lanjutnya, tengah membahas aturan pembatasan agar anak-anak tetap terarah pada kegiatan positif.  

Tahun ini, kompetisi terasa lebih meriah karena peserta tidak hanya berasal dari Gresik, tetapi juga dari Lamongan, Surabaya, Mojokerto, Pamekasan, Malang, dan Sidoarjo. Pemerintah daerah berkomitmen mendampingi para juara untuk melangkah ke ajang yang lebih tinggi.  

S. Hariyanto, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik, menegaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memotivasi siswa agar lebih semangat belajar, berpikir kritis, serta membangun karakter.  

“Kompetisi ini bukan sekadar soal menang atau kalah, tetapi juga melatih kepercayaan diri, kerja sama tim, serta kemampuan berpikir cepat dan tepat,” jelasnya.  

Antusiasme peserta terlihat jelas: Gress of Champion diikuti 140 tim, sedangkan Gebyar Tahfidz Quran diikuti 228 peserta dari jenjang TK hingga SMP se-Jawa Timur.  

General Manager Gressmall Gresik, Eric Pramono Bangun, menyampaikan kebanggaannya bisa mendukung kegiatan positif ini.  

“Kami bangga berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Gresik. Harapannya, Gressmall tidak hanya menjadi pusat perbelanjaan, tetapi juga ruang tumbuh bagi generasi muda berprestasi,” ujarnya. (alf)


Dari Kandang ke Wirausaha, Wabup Alif Dorong Ekosistem Peternakan Terintegrasi di Gresik


Gresik, GNN gerbangnusantaranews.com 
Pemerintah Kabupaten Gresik terus memperkuat transformasi sektor pertanian dan peternakan melalui pelatihan Balai Ternak Gresik Krawu Enak (Kerja Berbasis Wirausaha Peternakan) bagi para peternak kambing di Desa Sidoraharjo, Gresik. Program ini tidak hanya membekali keterampilan teknis, tetapi juga menanamkan pola pikir wirausaha, khususnya bagi generasi muda.  

Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif, menegaskan bahwa pendekatan pemerintah kini berorientasi pada pembangunan sistem usaha peternakan yang utuh dari hulu hingga hilir.  

“Kita tidak ingin hanya memberi ‘ikan’. Kita siapkan sistemnya dari pelatihan, produksi, sampai pemasaran. Harus ada blueprint yang jelas, dari A sampai Z,” tegasnya.  

Menurut Alif, di tengah pesatnya industrialisasi yang semakin mengandalkan teknologi, sektor pertanian dan peternakan menjadi ruang strategis untuk mencetak wirausahawan baru sekaligus membuka lapangan kerja. Ia menekankan pentingnya konsistensi suplai dan kualitas produk untuk memenuhi kebutuhan pasar nasional.  

Lebih jauh, Wabup Alif mendorong lahirnya model usaha kolektif berbasis komunitas. Dengan semangat gotong royong, peternak kecil dapat membangun kekuatan produksi tanpa harus memiliki modal besar secara individu.  

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gresik, Eko Anindhito, menambahkan bahwa sektor pangan sering kali luput dari perhatian saat kondisi normal, namun menjadi krusial ketika terjadi krisis global. Karena itu, pihaknya mendorong masyarakat untuk tidak hanya bertani dan beternak, tetapi juga berwirausaha.  

Melalui program Krawu Enak, peserta mendapatkan pembekalan komprehensif berupa teori, praktik langsung, pendampingan, hingga peluang magang. Program ini juga didukung oleh kolaborasi lintas pihak, termasuk BAZNAS dan mitra swasta, dalam penyediaan bantuan ternak sebagai modal awal usaha.  

Ke depan, pembinaan akan diperkuat melalui dukungan pembiayaan APBD serta kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan. Bantuan ternak yang diberikan diharapkan menjadi stimulan usaha berkelanjutan dengan evaluasi berbasis kinerja.  

Pelatihan ini menitikberatkan pada tiga aspek utama: manajemen kesehatan ternak, efisiensi pakan sebagai komponen biaya terbesar, serta pengelolaan limbah berbasis ekonomi sirkular. Pendekatan tersebut diharapkan mampu menciptakan sistem peternakan yang produktif sekaligus berkelanjutan. (red)

Bayi WNI Belum Otomatis Jadi Peserta Aktif BPJS, Begini Aturannya!


Gresik, GNN gerbangnusantaranews.com 
Belakangan beredar kabar bahwa mulai April 2026 setiap WNI yang lahir di Indonesia otomatis menjadi peserta aktif BPJS Kesehatan. Menanggapi hal tersebut, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Gresik, Janoe Tegoeh Prasetijo, menegaskan bahwa hingga kini kebijakan pendaftaran bayi baru lahir tetap mengacu pada regulasi yang berlaku.  

“Secara aturan, bayi harus didaftarkan terlebih dahulu oleh keluarganya ke BPJS Kesehatan. Hal ini sudah diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 Pasal 16, yang menyebutkan bahwa bayi baru lahir wajib didaftarkan menjadi peserta JKN paling lama 28 hari sejak kelahirannya. Jika didaftarkan dalam periode tersebut, status kepesertaan JKN langsung aktif,” jelas Janoe, Kamis (09/04).  

Pendaftaran bayi baru lahir dapat dilakukan dengan mudah melalui layanan WhatsApp PANDAWA di nomor 08118165165 dengan melampirkan foto KTP ibu, Kartu Keluarga, serta Surat Keterangan Lahir bayi. Apabila pendaftaran dilakukan setelah melewati 28 hari, maka iuran JKN tetap ditagihkan sejak tanggal kelahiran bayi.  

Lebih lanjut, Janoe menyampaikan bahwa saat ini lebih dari 98% penduduk Indonesia dari berbagai usia telah terdaftar sebagai peserta JKN. Program ini menganut prinsip gotong royong, di mana iuran seluruh peserta digunakan untuk menjamin pelayanan kesehatan bagi yang membutuhkan. “Karena sakit tidak bisa diprediksi, penting bagi masyarakat untuk memastikan kepesertaan JKN selalu aktif,” ujarnya.  

Terkait integrasi sistem kepesertaan dengan portal layanan publik terpadu (INAku) Kementerian PANRB, Janoe menegaskan bahwa BPJS Kesehatan siap mendukung kebijakan pemerintah sesuai regulasi dan tupoksi masing-masing. Ia juga menekankan bahwa iuran JKN tidak hanya digunakan untuk membiayai pelayanan kesehatan, tetapi juga mendukung program promotif dan preventif agar peserta tetap sehat.  

Kebijakan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Bella (29), seorang ibu muda asal Gresik, menceritakan pengalamannya saat melahirkan dua tahun lalu dengan menggunakan JKN. “Pelayanan persalinan sangat memuaskan. Setelah anak saya lahir, suami diarahkan langsung oleh petugas rumah sakit untuk mengurus pendaftaran bayi, sehingga tidak perlu ke kantor BPJS lagi. Hal ini membuat kami tenang karena bayi sudah dijamin JKN sejak awal,” ungkapnya. (rn/qa)

08 April 2026

Wabup Alif Dorong Profesionalisme Pengelola Wisata Lewat Sertifikasi BNSP


Gresik, GNN gerbangnusantaranews.com
  Pemerintah Kabupaten Gresik terus berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor pariwisata. Melalui Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disparekrafbudpora), digelar Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) bagi pengelola destinasi wisata, bertempat di Hotel Horison Gresik, 8–9 April 2026.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif, dan diikuti 20 peserta dari berbagai pengelola wisata, mulai dari Pokdarwis, desa wisata, hingga pengelola Museum Sunan Giri, Museum Kanjeng Sepuh Sidayu, serta wisata GUS Balongpanggang. Program ini berlandaskan regulasi kepariwisataan dan APBD Kabupaten Gresik Tahun Anggaran 2026, dengan tujuan meningkatkan kompetensi sesuai Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) sektor pariwisata.

Dalam arahannya, Wabup Alif menekankan bahwa sertifikasi kompetensi bukan sekadar formalitas, melainkan investasi jangka panjang bagi pengembangan karier. Ia mengingatkan pentingnya keseriusan peserta dalam menyerap ilmu selama pelatihan, karena sertifikat yang diperoleh akan menjadi nilai tambah di tengah persaingan dunia kerja.

“Sertifikat ini bukan hanya berguna untuk hari ini, tetapi bisa membuka peluang lebih besar di masa depan,” tegasnya.


Lebih lanjut, Wabup Alif menekankan bahwa keberhasilan pengelolaan destinasi wisata tidak hanya bergantung pada kemampuan teknis, tetapi juga pada manajemen diri, integritas, dan profesionalitas. Menurutnya, pengelola wisata harus menyadari bahwa destinasi yang mereka kelola adalah aset bersama milik pemerintah daerah, desa, maupun masyarakat.

“Kalau manajemen diri tidak kuat, maka potensi wisata yang sudah baik bisa runtuh. Tantangan terbesar bukan hanya mengelola destinasi, tetapi mengelola diri sendiri,” ujarnya.

Selain itu, ia mendorong peserta untuk terus belajar, memperluas wawasan, dan membandingkan praktik pengelolaan di berbagai destinasi lain sebagai bahan evaluasi dan inovasi. Dengan demikian, pengelola wisata di Gresik diharapkan mampu menghadapi tantangan sekaligus meningkatkan daya saing pariwisata daerah.(red)

KJJT Tunjuk Noor Arief Prasetyo sebagai Plt Ketua Umum Pasca Wafatnya Slamet Maulana


SURABAYA, GNN gerbangnusantaranews.com
  

Komunitas Jurnalis Jawa Timur (KJJT) resmi menunjuk Noor Arief Prasetyo sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum dalam rapat pengurus yang dihadiri para Ketua Perwakilan Wilayah (Kaperwil), pendiri, dan anggota di Perum Kodam Surabaya. Penunjukan ini dilakukan menyusul wafatnya Ketua Umum KJJT, Slamet Maulana (Ade), pada Minggu lalu.

Agenda utama pertemuan sejatinya adalah tahlil dan doa bersama di rumah duka almarhum. Namun, sebelum acara ditutup, pengurus dan pendiri KJJT, Agusnal Fitralius Hakim, menyampaikan arahan terkait kelangsungan organisasi. Berdasarkan AD/ART dan Garis Besar Haluan Organisasi (GBHO), jika ketua umum berhalangan tetap, maka ditunjuk Plt hingga terbentuk kepanitiaan Musyawarah Nasional (Munas).

“Plt bertugas menjaga koordinasi, komunikasi, dan fungsi organisasi sampai Munas digelar. Ketua umum definitif akan dipilih sesuai mekanisme organisasi, direncanakan pada Agustus 2026 bertepatan dengan HUT ke-6 KJJT di Surabaya,” jelas Agusnal.

Sementara itu, Noor Arief Prasetyo, selaku Plt Ketua Umum, menyampaikan rasa duka mendalam sekaligus komitmen untuk melanjutkan perjuangan almarhum. “Innalillahi wainna ilaihi rojiun. Saya menerima amanah ini sebagai bagian dari tanggung jawab membesarkan KJJT sesuai ideasi almarhum Zamzami dan Slamet Maulana. Organisasi akan tetap berjalan normal, anggap ketua umum masih Ade hingga Munas nanti,” tegasnya.

Acara tahlil yang dipandu Isma Hakim R berlangsung khidmat. Sejumlah anggota dan pengurus menyampaikan testimoni penuh haru mengenang jasa almarhum. Tangis keluarga dan sahabat tak terbendung saat kisah perjuangan Ade membela wartawan tertindas diungkapkan. “Selamat jalan Ade, perjuanganmu akan terus kami lanjutkan,” ujar Bang Mail, wartawan Pamekasan.(red)

Bupati Gresik dan Bupati Lamongan Perkuat Sinergi di TPA Ngipik, Wujudkan Program PSEL Surabaya Raya


Gresik, GNN gerbangnusantaranews.com  Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menerima kunjungan kerja Bupati Lamongan Yuhronur Efendi beserta rombongan di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Ngipik, Selasa (7/4/2026). Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi antar daerah untuk mewujudkan program Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) berbasis Waste to Energy (WtE).

Sebagaimana diketahui, Kabupaten Gresik dan Kabupaten Lamongan termasuk dalam 10 daerah yang ditunjuk Presiden RI Prabowo Subianto untuk mendukung percepatan penanganan sampah nasional melalui program Kementerian Lingkungan Hidup. PSEL Surabaya Raya melibatkan Kota Surabaya, Kabupaten Gresik, Kabupaten Sidoarjo, dan Kabupaten Lamongan, dengan target terwujudnya Zero Waste Energy pada tahun 2026.

Dalam peninjauan, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengapresiasi keberhasilan Pemkab Gresik dalam mengelola sampah dengan teknologi modern, khususnya landfill mining yang mampu mereduksi timbunan sampah secara signifikan. Ia juga menyoroti inovasi lain seperti pemanfaatan RDF (Refuse Derived Fuel) serta pengolahan sisa makanan MBG menjadi pakan ternak, burung, dan ikan. “Kami akan belajar banyak dari Gresik. Inovasi ini menjadi inspirasi bagi pengembangan TPA di Lamongan,” ujarnya.

Yuhronur menegaskan, kerja sama lintas daerah akan segera diwujudkan melalui penandatanganan MoU. “Pengelolaan sampah adalah gerakan bersama demi masa depan lingkungan yang lebih baik,” tandasnya.

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan kesiapan penuh untuk berkolaborasi. Ia menekankan bahwa kerja sama PSEL Surabaya Raya akan menghasilkan energi listrik yang dibeli oleh PLN sebagai bagian dari program energi baru terbarukan. “Potensi sampah dari Gresik mencapai 250 ton per hari, sedangkan Lamongan sekitar 100 ton per hari. Dengan integrasi TPST, pengelolaan sampah akan lebih efektif dan berkelanjutan,” jelasnya.

Bupati Yani juga menambahkan bahwa langkah ini akan dilanjutkan dengan kunjungan ke Lamongan untuk menentukan titik pertemuan TPST antar kabupaten. “Mudah-mudahan langkah baik ini segera terealisasi demi lingkungan yang bersih dan sehat,” harapnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gresik, Sri Subaidah, menegaskan dukungan penuh terhadap program nasional tersebut. Ia menyebut capaian pengelolaan sampah di Jawa Timur yang telah mencapai 52,7 persen—tertinggi secara nasional—menjadi motivasi bagi Gresik untuk terus meningkatkan kinerja. “Kolaborasi antar daerah adalah kunci terwujudnya sistem pengelolaan sampah modern dan terintegrasi,” pungkasnya.(dvd)


07 April 2026

Islamic Center Gresik Jadi Magnet Wisata Religi, Ekonomi PKL Kian Bergairah


GNN gerbangnusantaranews.com 
 

Kehadiran Masjid KH Robbach Ma’sum atau yang akrab disebut Islamic Center Gresik kini menjelma sebagai ikon baru kebanggaan masyarakat Kabupaten Gresik. Tidak hanya berfungsi sebagai pusat peribadatan, kawasan megah ini juga menjadi destinasi wisata religi yang ramai dikunjungi jamaah dari berbagai daerah, sekaligus membawa berkah bagi geliat ekonomi lokal.

Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme pengunjung yang tinggi. Setiap hari, kawasan Islamic Center dipadati warga yang datang untuk beribadah, berwisata, maupun sekadar menikmati suasana religius yang menenangkan. Kehadiran ribuan pengunjung ini menjadi berkah tersendiri bagi para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di sekitar area masjid. Aneka kuliner, jajanan tradisional, hingga minuman segar tersaji rapi, menambah semarak suasana.

Ahmad Rojali, seorang pedagang arumanis, mengaku omzet penjualannya meningkat tajam sejak kawasan ini semakin populer.  

"Alhamdulillah, hari ini saja saya sudah mengantongi ratusan ribu. Pengunjungnya ramai sekali, ada yang dari Gresik, banyak juga rombongan dari luar kota," ungkapnya dengan wajah penuh syukur.

Ramainya aktivitas di Islamic Center turut mendapat apresiasi dari pihak pengelola. Sekretaris Masjid KH Robbach Ma’sum, Samsul Arif, menyampaikan rasa syukur atas manfaat yang dirasakan masyarakat.  

"Kami sangat bersyukur, Islamic Center yang dibangun Pemda Gresik ini benar-benar memberi dampak luas. Selain sebagai sarana dakwah dan pendidikan agama, keberadaannya juga menghidupkan roda ekonomi kerakyatan, khususnya bagi pedagang kecil," ujarnya.

Ke depan, pihak pengelola berharap kawasan Islamic Center tetap terjaga kebersihan dan ketertiban, sehingga pengunjung merasa nyaman saat beribadah maupun berwisata religi. Dengan demikian, keberadaan Islamic Center tidak hanya memperkuat syiar Islam, tetapi juga terus menopang kesejahteraan warga sekitar.(sa)

PENGUATAN LITERASI KEUANGAN MELALUI KEGIATAN PENGABDIAN MASYARAKAT DI SMA SUNAN GIRI MENGANTI GRESIK


Gresik, GNN gerbangnusantaranews.com
  Universitas Muhammadiyah Gresik kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat di SMA Sunan Giri Menganti, Gresik. Dengan mengusung tema “Literasi Keuangan dalam Mengelola Uang Saku Siswa”, kegiatan ini bertujuan menanamkan kesadaran pentingnya pengelolaan keuangan sejak usia sekolah.

Kegiatan diikuti dengan antusias oleh siswa-siswi SMA Sunan Giri Menganti. Mereka diajak memahami konsep dasar literasi keuangan, khususnya bagaimana mengelola uang saku secara efektif dan bijak. Program ini diharapkan menjadi bekal keterampilan hidup (life skill) yang akan mendukung kemandirian finansial di masa depan.

Materi utama disampaikan oleh Anita, yang menekankan bahwa literasi keuangan bukan sekadar teori, melainkan keterampilan praktis yang harus dimiliki setiap individu. Topik yang dibahas meliputi pengertian literasi keuangan, pentingnya menabung, cara menyusun anggaran sederhana, serta kemampuan membedakan kebutuhan dan keinginan.  

Setelah itu, siswa diajak mengikuti diskusi interaktif dan simulasi pengelolaan uang saku. Melalui metode ini, mereka berlatih menyusun anggaran harian, menentukan prioritas pengeluaran, dan mengasah keterampilan membuat keputusan finansial yang tepat. Pendekatan praktis ini membuat siswa lebih mudah memahami sekaligus menginternalisasi konsep yang diajarkan.

Kepala SMA Sunan Giri, Sunandar, menegaskan pentingnya kegiatan ini dalam membentuk kebiasaan finansial yang sehat. “Melalui edukasi literasi keuangan, siswa diharapkan mampu mengelola uang saku secara bijak, memiliki kesadaran untuk menabung, serta belajar merencanakan keuangan sejak dini,” ujarnya.  

Apresiasi juga datang dari Muslihat, Wakil Kepala Sekolah bidang kurikulum. Ia menilai kegiatan ini sangat relevan dengan tantangan kehidupan modern. “Pembekalan seperti ini membantu siswa menghadapi masa depan dengan lebih siap, terutama dalam aspek pengelolaan keuangan pribadi,” tuturnya.

Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, Universitas Muhammadiyah Gresik berharap tercipta peningkatan kesadaran dan keterampilan siswa dalam mengelola keuangan secara mandiri. Ke depan, program serupa akan terus digulirkan secara berkelanjutan sebagai bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.(red)

06 April 2026

Silaturahmi & Halal Bihalal Bumdesma Maju Sejahtera: Rajut Kebersamaan, Perkuat Harmoni


Gresik, GNN gerbangnusantaranews.com 
Keluarga Besar BUMDESMA Maju Sejahtera LKD Kecamatan Balongpanggang menggelar acara Silaturahmi & Halal Bihalal di Gedung PKPRI Kecamatan Balongpanggang, 8 April 2026.

Dengan mengusung tema “Sucikan Hati, Perkuat Silaturahmi, Wujudkan Kebersamaan yang Harmonis dan Produktif”, kegiatan ini dihadiri oleh Dewan Penasehat, Dewan Pengawas, jajaran pengurus Bumdesma, pengurus kelompok se-Kecamatan Balongpanggang, serta tamu undangan lainnya.

Ketua Dewan Pengawas, Siswadi, SP., dalam sambutannya menegaskan bahwa pertemuan ini bukan sekadar ajang berkumpul, melainkan sarana memperkuat tali persaudaraan dan silaturahmi. 

“Kebersamaan ini harus menjadi fondasi timwork yang solid, sehingga cita-cita bersama sesuai visi misi Bumdesma dapat terwujud,” ujarnya.

Ia menambahkan pentingnya penguatan dan penajaman sudut pandang agar seluruh pengurus dapat bekerja sesuai pola dan aturan yang telah ditetapkan. 

Siswadi juga menyampaikan apresiasi atas program kelompok mingguan yang terbukti mampu menopang pertumbuhan Bumdesma semakin baik. 

“Marilah kita jaga kebersamaan serta perkuat rasa memiliki. Jika ada perbedaan sudut pandang, mari kita duduk bersama untuk menyamakan persepsi dan menentukan langkah yang lebih baik,” pesannya penuh semangat. 

Menutup sambutannya, Siswadi menyampaikan ucapan Minal Aidin wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin atas nama pribadi maupun organisasi, sebagai wujud kebersamaan dalam suasana Idul Fitri.

Sementara itu, Direktur Bumdesma Maju Sejahtera, Indah Zulianah, mempertegas pesan Ketua Dewan Pengawas dengan memberikan gambaran umum terkait program-program yang terus dikembangkan. Ia mengajak seluruh jajaran untuk meningkatkan etos kerja agar lebih baik lagi demi kemajuan bersama. Dalam suasana penuh keakraban, Indah menutup sambutannya dengan ucapan selamat Idul Fitri Minal Aidin wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin. 

Penyejuk jiwa ceramah agama disampaikan oleh Gus Mardi menjadi momentum penguatan lahir dan batin agar dalam berinteraksi sosial dan berusaha tetap menjaga nilai nilai ukhuwah dan kebersamaan.

Sebagai penanda kebersamaan tanpa batas, acara dilanjutkan dengan simulasi permainan tukar kado antar hadirin yang disertai lantunan sholawat Nabi secara bersama-sama. Suasana hangat, penuh persaudaraan, dan bernuansa religius ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi, menyucikan hati, serta memperkuat komitmen kebersamaan yang harmonis dan produktif di lingkungan Bumdesma Maju Sejahtera Kecamatan Balongpanggang.(wlo)


Tak Sekadar Mendaftar, Begini Tahapan Penilaian Fasilitas Kesehatan Jadi Mitra BPJS Kesehatan


Gresik, GNN gerbangnusantaranews.com
Kesempatan bagi fasilitas kesehatan (faskes) untuk menjadi mitra BPJS Kesehatan terbuka luas, baik milik pemerintah maupun swasta. Namun, prosesnya tidak sekadar mendaftar. Ada tahapan penilaian yang ketat guna memastikan layanan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tetap berkualitas dan sesuai standar.  

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Gresik, Janoe Tegoeh Prasetijo, menjelaskan bahwa kerja sama dengan faskes mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 71 Tahun 2013 beserta perubahannya. Dalam aturan tersebut, faskes pemerintah diwajibkan bermitra, sementara faskes swasta memiliki pilihan untuk bergabung.  

“Kerja sama ini diatur dalam regulasi yang jelas. Fasilitas kesehatan milik pemerintah wajib bermitra, sedangkan faskes swasta memiliki opsi untuk bergabung tanpa paksaan,” ujarnya, Senin (06/04).  

Untuk memulai kerja sama, faskes harus melalui proses kredensialing, yakni penilaian kelayakan yang mencakup kelengkapan dokumen, sarana-prasarana, serta kesiapan sumber daya manusia. Penilaian ini tidak dilakukan BPJS Kesehatan sendiri, melainkan melibatkan Dinas Kesehatan dan asosiasi fasilitas kesehatan setempat agar hasilnya objektif dan akuntabel.  

Selain itu, terdapat proses rekredensialing bagi faskes yang sudah bermitra. Evaluasi ini dilakukan secara berkala, umumnya setiap tahun, untuk memastikan mutu layanan tetap terjaga.  

“Rekredensialing menjadi langkah penting agar kualitas pelayanan kepada peserta JKN tetap optimal,” tegas Janoe.  

BPJS Kesehatan juga menyediakan aplikasi Health Facility Information System (HFIS). Melalui sistem ini, faskes dapat memantau status pengajuan kerja sama secara transparan, termasuk rekomendasi wilayah kerja sama.  

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik, drg. Setyo Susilo, M.Kes, menambahkan bahwa aspek teknis dan kualitas layanan menjadi fokus utama dalam kredensialing maupun rekredensialing.  

“Semua proses dilakukan transparan, melibatkan Dinas Kesehatan dan asosiasi faskes, serta diputuskan melalui rapat pleno tanpa gratifikasi,” tegasnya.  

Ia menekankan bahwa kesiapan tenaga medis, fasilitas, dan sistem pelayanan merupakan syarat mutlak agar faskes dapat memberikan layanan yang aman, bermutu, dan berkesinambungan bagi peserta JKN.  

Dengan adanya proses yang terstruktur, transparan, dan akuntabel, diharapkan semakin banyak faskes yang memenuhi standar untuk menjadi mitra BPJS Kesehatan. Hal ini sekaligus mendukung peningkatan akses dan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat secara luas. (rn/ar)  

EKBIS

POTRET DESA

TNI